Uncategorized

Self Care yang Berujung Toksik

Jangan Keliru, Ini 5 Macam Self Care yang Malah Berujung Toksik

LEGENDA QQ POKER ONLINE – Self Care yang Berujung Toksik, Bicara mengenai self care pasti gak bisa jauh-jauh dari yang namanya love language, nih. Love language gak mesti harus ditujukan pada pasangan, kok. Mengetahui love language juga bisa banget ngasih manfaat buat kita supaya lebih mencintai diri sendiri. Salah satu cara paling efektif ya dengan melakukan self care.

Tapi pada praktiknya, banyak juga yang sering keliru sampai-sampai kebablasan. Bukannya melakukan self care, malah jadi toksik. Biar kamu gak kejebak self care yang salah dan jadi toksik.

Ini Self Care yang Berujung Toksik

Olahraga Cuman Buat Orang Terkesan

Apa, sih, yang bikin kamu semangat olahraga? Ingin kurus atau ingin sehat atau justru malah pengen narik perhatian orang lain? Kalau alasannya yang terakhir, namanya udah salah kaprah, Guys. Bukannya self care malah toksik. Sebaiknya benahi dulu, deh, alasanmu untuk berolahraga.

Karena kalau alasanmu sekadar ingin membuat orang terkesan, kamu bakalan berhenti olahraga saat tujuanmu sudah tercapai. Lain halnya kalau kamu mau berolahraga karena ingin sehat. Entah pada akhirnya membuat orang lain jadi terkesan atau gak setidaknya manfaat dari olahrga akan kamu dapatkan untuk dirimu sendiri.

Cuma mau baca hal-hal yang positif

Siapa yang punya love language word of affirmations? Ayo, angkat tangan! Kalau kamu salah satunya, kamu harus inget satu hal ini baik-baik, deh. Meski kamu ingin menciptakan suasana penuh dengan positive vibes bukan berarti kamu lantas menolak mentah-mentah segala hal yang berbau negatif ke dalam hidupmu.

Sikap denial semacam ini akan membuat kamu jadi pribadi yang anti kritik juga, lho. Karena kamu cuma mau membaca atau mendengar hal-hal yang sifatnya positif saja. Sesekali menerima hal yang negatif juga gak ada salahnya, lho, supaya hidupmu tetap seimbang dan gak malah berubah jadi toxic positivity.

Quality time yang kebablasan

Punya love language quality time bukan berarti mengimplementasikannya dengan binge watching Netflix seharian, maraton drama korea sampai pagi, atau bahkan saking quality time-nya sampai lupa mandi. Haduh, jangan sampai self care toksik semacam ini kamu alami, deh.

Meski lagi me time, self pampering atau apapun kamu menyebutnya bukan, berarti bisa kebablasan juga, dong? Tetap ingat waktu dan bijaklah dalam menggunakannya karena bagaimanapun juga setiap detikmu itu berharga, lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *