Uncategorized

8 Bukti Eloknya Alam dan Tradisi di Bali Barat

Tradisi di Bali Barat

www.legendaqqlounge.com – Pulau Bali tak hanya sekadar Kuta atau Nusa Dua saja, karena masih banyak area yang rasanya belum ramai turis, salah satunya kawasan Bali Barat.

Bali Barat dikenal sebagai lokasi Taman Nasional Bali Barat. Dari Bandara Internasional Ngurah Rai, jaraknya sekitar tiga setengah jam berkendaraan kendaraan bermotor.

Walau cukup jauh, namun di sepanjang perjalanan mata turis bakal dihibur oleh pemandangan alam yang apik. Sesampainya di sana, kelestarian alam juga masih terasa, berikut dengan sepinya wisatawan.

Bagi yang berencana berwisata sembari mencari ketenangan di Bali dalam waktu dekat, rasanya kawasan Bali Barat cocok dikunjungi.

Tetaplah ingat menegakkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona, meski tengah pelesir ke tempat yang sepi.

Berikut delapan tempat di Bali Barat yang wajib dikunjungi bagi para pencari kedamaian:

1. Taman Nasional Bali Barat

Pernah mendengar kepopuleran Burung Jarak Bali? Taman Nasional Bali Barat ialah habitat kawanan unggas yang terancam punah ini.

Mirip seperti Taman Nasional Baluran di Banyuwangi, taman nasional ini juga menyajikan pemandangan mirip Afrika yang memesona.

Taman nasional ini mempunyai luas 77 ribu hektare, yang kira-kira meliputi 10 persen dari luas daratan pulau Bali. Gunung Patas menjadi titik tertinggi di tempat ini.

2. Pulau Menjangan

Pulau ini berada di wilayah Provinsi Bali, namun aksesnya lebih dekat jika dijangkau dari Banyuwangi.

Pulau yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat ini menjadi habitat kawanan rusa atau yang disebut menjangan dalam bahasa Bali.

Snorkeling dan diving menjadi kegiatan utama di sini. Di pulau ini ada tebing bawah laut (wall diving) terbaik di Bali.

Terdapat pula delapan pura, salah satunya ialah Pura Ganesha yang menjadi ikon penjaga perairan Bali.

3. Pantai Medewi

Penggemar surfing juga bisa mendatangi Bali Barat untuk menunggangi ombak, tepatnya di Pantai Medewi.

Lokasi pantai berada di Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Dari Pantai Kuta, durasi perjalanannya dengan kendaraan bermotor sekitar dua setengah jam.

Sepanjang perjalanan menuju pantai, turis bisa melihat pemandangan sawah. Bagian timur pantai berpasir hitam dan penuh batu krikil, sehingga kegiatan berjemur lebih sering dilakukan di sisi barat yang lebih berpasir.

Pemandangan matahari terbenam di sini juga terbilang indah.

Medewi beach near Negara west Bali IndonesiaPantai Medwei. (iStockphoto/LP7)

4. Bukit Batu Kursi

Di dekat Pantai Pemuteran ada Bukit Batu Kursi yang bisa dikunjungi untuk melihat pemandangan Desa Pemuteran dari ketinggian.

Selain Bukit Campuhan di Ubud, Bukit Batu Kursi juga pas dijadikan lokasi trekking.

Bukit yang indah ini juga menjadi lokasi Pura Batu Kursi Pemuteran. Tempat ibadah umat Hindu ini sering dikunjungi juga oleh orang-orang yang berdoa meminta kedudukan.

Aerial view from drone, North of Bali - Pemuteran, Jungle and mountains

Tempat wisata di Bali Barat bukan hanya Taman Nasional Bali Barat. Air Terjun Sekumpul.

5. Bunut Bolong

Pohon lebat dengan akar yang melintang ini menjadi ikon terletak Desa Manggisari, di Kecamatan Pekutatan, Kabupatan Jembrana.

Calon pengantin diminta tak melewati bawah pohon ini, karena ada kepercayaan bahwa hubungannya bakal putus. Mobil jenazah ikut pantang melewatinya, sehingga dibuat jalur alternatif di samping pohon.

Banyak yang menyebut angker, di luar anggapan tersebut sebenarnya pohon ini cukup unik, karena akarnya yang melintang bisa dilalui dua mobil secara bersamaan.

Di dekat pohon terdapat Pura Pujangga Sakti.

Bunut Bolong baniam tree and temple. Bunut Bolong sacred baniam tree,for the hindu balinese people. High definition range shot.Bunut Bolong. (iStockphoto/RibeirodosSantos)

6. Sungai Gelar Palungan

Sungai Ayung yang berlokasi di Ubud bukan satu-satunya objek wisata sungai yang bisa dikunjungi di Bali, karena ada juga Sungai Gelar Palungan yang berada di Bali Barat, tepatnya di Dusun Gelar Sari, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Di Sungai Gelar Palungan turis bisa melakukan kegiatan river tubing atau sekadar bermain air di pinggir sungainya. Terdapat juga jembatan untuk spot berfoto yang estetika.

7. Air Terjun Sekumpul

Air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter ini memiliki tujuh aliran air, namun yang terlihat hanyalah dua.
Masyarakat sekitar juga menyebutnya sebagai Air Terjun Gerombong atau Air Terjun Pemuatan.

Pada saat musim hujan, dua aliran air terjun ini akan memiliki warna berbeda. Sebelah kiri airnya berwarna jernih dan bersih, karena berasal dari mata air. Sedangkan yang sebelah kanan berwarna keruh kecoklatan, karena berasal dari sungai.

Air terjun yang sudah populer di kalangan turis ini berada di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Sekumpul waterfalls in Bali, IndonesiaAir Terjun Sekumpul. (iStockphoto/DKart)

8. Gereja Katolik Palasari dan Gua Maria Palasari

Pulau Bali tak hanya memiliki beragam pura, namun juga tempat ibadah lain, salah satunga gereja. Di Bali Barat, tepatnya di Jembarana, ada Gereja Katolik Palasari dan Gua Maria Palasari yang ramai dikunjungi umat.

Gereja Katolik Palasari ini dirancang oleh Bruder Ign. AMD Vrieze, SVD seorang berkebangsaan Belanda. Mulai dibangun pada tahun 1956.

Bangunan Gereja Palasari dirancang cukup unik, memadukan gaya arsitektur Bali dengan Gotik, sebuah bentuk akulturasi budaya Kristen dan Hindu yang masih bertahan sampai sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *