yang Bikin Kantong Kering
www.legendaqqlounge.com – Menabung mungkin bukan hal mudah bagi sebagian orang. Alih-alih uang tersimpan untuk masa tua, rupiah justru mengalir entah ke mana. Alhasil, dompet kerap ‘sekarat’ baik di tanggal tua maupun muda.
Setiap orang pasti pernah melakukan kebiasaan buruk, termasuk dalam mengelola keuangan. Namun ketika bicara masalah finansial, kebiasaan buruk bisa menimbulkan kosekuensi jangka panjang.
Anda mungkin jadi tak bisa menikmati hidup, tak bisa menikmati masa tua, bahkan terlilit utang hingga senja.
Agar mimpi buruk di atas tak anda jumpai, sebaiknya mulai bijak mengelola keuangan. Beberapa kebiasaan sepele mungkin berkontribusi pada pengeluaran anda setiap bulannya.
Berikut beberapa kebiasaan yang bikin kantong kering dan sebaiknya anda hindari.
1. Mencoba terlihat kaya

Orang-orang cenderung tidak ingin terlihat miskin. Kelompok jenis ini bakal melakukan berbagai cara untuk menaikkan gengsi di lingkungan pertemanannya.
Untuk menaikkan gengsi tersebut, maka di perlukan banyak rupiah yang di keluarkan. Mulai dari pakaian bermerek, jam tangan mewah, tas tangan, ponsel keluaran terbaru, mobil baru, hingga agenda jalan-jalan keluar negeri.
Ke inginan untuk terlihat kaya ini dapat berdampak buruk pada situasi keuangan. Anda mungkin bakal membeli sesuatu yang tidak terjangkau, dan mengajukan utang untuk itu.
Idealnya anda menyadari ke mana uang pergi dan untuk apa. Dengan begitu, anda bisa mengatur keuangan dengan lebih baik.
“Penting untuk memahami ke mana uang anda pergi dan bagaimana anda dapat mengelolanya dengan lebih baik,” kata Andrea Woroch, penasihat keuangan Kinoli, seperti di kutip Fox Business.
Anda juga tak perlu mengejar gengsi. Hal tersebut akan percuma jika anda tak punya uang di usai tua, bahkan telilit utang. Memiliki masa depan terjamin akan membuat hidup lebih menyenangkan.
2. Merokok
Coba hitung berapa rupiah yang harus di keluarkan setiap harinya untuk merokok. Satu bungkus rokok bisa di jual seharga Rp20 ribu-Rp35 ribu.
Jika anda membeli rokok seharga Rp20 ribu sehari, anda menghabiskan uang Rp140 ribu seminggu, dan Rp660 ribu sebulan. Harga yang fantastis hanya untuk membakar tembakau.
Jika anda benar-benar ingin menabung, coba hentikan kebiasaan merokok secara perlahan.