ARTIKEL KESEHATAN

5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan, Aktivitas Jadi Lancar!

5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan, Aktivitas Jadi Lancar!

LEGENDA QQ POKER ONLINE – Sistem pencernaan merupakan salah satu aktivitas tubuh yang harus dijaga kesehatannya karena berfungsi dalam memecah makanan yang kamu makan menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Bila kesehatannya diabaikan, jangan kaget tubuh mengalami masalah dalam hal penyerapan nutrisi.

Apa yang kamu makan dan gaya hidup yang kamu jalani berdampak langsung pada kesehatan pencernaan. Mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dapat membantu fungsinya lebih efisien dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan secara keseluruhan.

Berikut ini beberapa tips mudah untuk menjaga dan meningkatkan pencernaan. Simak, ya!

1. Rutin mengonsumsi makanan berserat baik

Pola makan tinggi serat juga dapat membantu mencegah atau mengatasi berbagai kondisi pencernaan, seperti divertikulosis, wasir, dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Selain itu, serat yang cukup juga dapat membantu kita dalam mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat, berdasarkan penelitian dalam jurnal Nutrition Reviews tahun 2009.

Serat larut menyerap air dan membantu menambah jumlah feses. Serat tidak larut bertindak seperti “sikat gigi raksasa”, membantu saluran pencernaan menjaga semuanya tetap berjalan, menurut laporan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics tahun 2017.

Serat larut ditemukan dalam dedak gandum, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, sedangkan sayuran, biji-bijian utuh, dan dedak gandum adalah sumber serat tidak larut yang baik.

Prebiotik adalah jenis serat lain yang memberi makan bakteri baik di usus sehat. Menurut laporan dalam Journal of Nutritional Biochemistry tahun 2013, pola makan prebiotik telah terbukti mengurangi risiko kondisi radang usus. Sumber prebiotik termasuk buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

2. Memenuhi cairan tubuh

Dilansir Healthline, kurang cairan adalah penyebab umum sembelit atau konstipasi. Para ahli merekomendasikan minum 50-66 ons (1,5–2 liter) cairan non-kafein per hari untuk mencegah sembelit. Namun, kamu mungkin butuh lebih dari itu bila tinggal di area beriklim hangat atau melakukan olahraga intensitas berat.

Selain air putih, kamu juga bisa memenuhi asupan cairan dengan teh herbal dan minuman non-kafein lainnya. Cara lainnya adalah dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang tinggi kandungan airnya, seperti mentimun, zukini, seledri, tomat, melon, stroberi, jeruk bali, dan buah persik.

3. Mengunyah makanan dengan baik

Pencernaan dimulai di mulut. Gigi memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil sehingga enzim di saluran pencernaan lebih mampu memecahnya. Menurut laporan dalam jurnal Viszeralmedizin tahun 2014, pengunyahan yang buruk telah dikaitkan dengan penurunan penyerapan nutrisi.

Saat kamu mengunyah makanan secara menyeluruh, kerja lambung jadi berkurang untuk mengubah makanan padat menjadi campuran cair yang masuk ke usus halus.

Mengunyah memicu produksi air liur, dan semakin lama kamu mengunyah makanan, semakin banyak air liur yang dihasilkan. Air liur membantu memulai proses pencernaan di mulut dengan memecah beberapa karbohidrat dan lemak dalam makanan.

Di perut, air liur bertindak sebagai cairan, yang tercampur dengan makanan padat, sehingga lancar masuk ke usus.

Mengunyah makanan secara menyeluruh memastikan bahwa kamu memiliki banyak air liur untuk pencernaan. Ini dapat membantu mencegah gejala seperti gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati atau heartburn.

Tak hanya itu, mengunyah juga bahkan terbukti dapat mengurangi stres, yang mana ini juga dapat meningkatkan pencernaan, menurut laporan dalam jurnal BioMed Research International tahun 2015.

4. Hentikan kebiasaan buruk ini!

Dilansir Everyday Health, kebiasaan buruk yang dimaksud di sini adalah merokok, asupan kafein berlebihan, dan minum minuman beralkohol. 

Minuman beralkohol, rokok, dan terlalu banyak ngopi atau minum minuman yang mengandung kafein lainnya dapat memengaruhi fungsi sistem pencernaan dan bisa mengakibatkan masalah seperti tukak lambung dan heartburn.

5. Kelola stres dengan baik

Stres punya pengaruh terhadap sistem pencernaan, yang mana beberapa penelitian sudah mengaitkannya dengan tukak lambung, diare, sembelit, dan IBS.

Hormon stres secara langsung memengaruhi pencernaan. Saat tubuh dalam mode fight-or-flight, ia berpikir bahwa kamu tidak punya waktu untuk beristirahat dan mencerna. Selama periode stres, darah dan energi dialihkan dari sistem pencernaan. Selain itu, usus dan otak terhubung secara kompleks; apa yang memengaruhi otak juga bisa memengaruhi pencernaan.

Manajemen stres, meditasi, dan pelatihan relaksasi semuanya telah terbukti memperbaiki gejala pada orang dengan IBS.

Penelitian lain menemukan bahwa terapi perilaku kognitif, akupunktur, dan yoga telah memperbaiki gejala pencernaan.

Oleh karena itu, menggabungkan teknik manajemen stres, seperti pernapasan perut dalam, meditasi atau yoga, tak cuma dapat meningkatkan pola pikir tetapi juga pencernaan.

Itulah cara alami yang bisa kamu lakukan dengan mudah untuk meningkatkan dan menjaga sistem pencernaan. Yuk, lakukan setiap hari!

SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA HANYA DI LEGENDAQQ 🥰🥰🥰

WA : https://bit.ly/2RwG7FL

LINK : https://bit.ly/3aXOTTy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *