ARTIKEL UNIK

5 Tanda Anda Siap Jalin Hubungan Baru Usai Putus

Hubungan Baru Usai Putus

www.legendaqqlounge.comSetiap orang memiliki waktunya masing-masing untuk memulai hubungan baru setelah perpisahan sebelumnya.

Penyebabnya beragam. Mulai dari takut memulai komitmen baru hingga belum bisa melupakan mantan.

Namun hal-hal seperti itu terkadang bisa menghalangi diri untuk membuka pintu pada orang yang sebenarnya sudah dekat atau Anda rasa cocok.

Lalu, bagaimana cara agar tak melewatkan kesempatan dan siap memulai hubungan baru?

Seorang terapis di Hope for Depression Research Foundation, Victoria Goldenberg mengatakan bahwa

Merefleksikan pertumbuhan pribadi Anda dan hubungan masa lalu dapat membantu Anda mengukur kemampuan Anda untuk membina hubungan baru dan sehat.

Untuk memastikan Anda siap secara mental dan emosional untuk kembali ke dunia kencan, perhatikan tanda-tanda berikut ini.

1. Memiliki hobi, teman, dan tujuan hidup

Menurut Goldenberg, memastikan Anda memiliki perasaan diri yang jelas akan membuat

Anda mendapatkan pengalaman kencan yang positif, entah Anda baru saja keluar dari suatu hubungan atau telah melajang untuk sementara waktu.

Jika Anda dapat menunjukkan beberapa minat dan hobi yang Anda lakukan untuk kesenangan dan kepuasan diri sendiri, itu pertanda Anda siap untuk bertemu seseorang yang baru.

“Seseorang seharusnya tidak berada dalam suatu hubungan mencari kebahagiaan. Anda adalah pencipta kebahagiaan Anda sendiri dalam hidup, dan suatu hubungan harus melengkapinya,” kata Goldenberg, seperti dikutip Insider.

2. Atasi stres dan kesal dengan cara sehat

Meskipun waktu dapat menyembuhkan luka hubungan masa lalu, tidak ada aturan tegas tentang seberapa cepat Anda harus berkencan lagi setelah putus.

Goldenberg mengatakan bahwa bagaimana Anda bisa memulihkan luka selama melajang akan lebih menunjukkan kesiapan Anda untuk berkencan.

Jika Anda menghabiskan waktu setelah putus dengan mengikuti terapi, memproses hubungan Anda sebelumnya, membangun cinta diri Anda

dan belajar bagaimana merawat diri sendiri di saat-saat sulit, kemungkinan besar Anda siap untuk berkencan lagi.

“Tetapi jika Anda memanfaatkan kencan sebagai cara untuk mengalihkan diri dari perasaan kesepian

Anda mungkin perlu lebih banyak waktu untuk memulihkan diri,” kata Amy Chan, kolumnis hubungan dan kreator Renew Breakup Bootcamp.

“Emosi membutuhkan udara untuk bernafas dan rasa sakit yang tidak diproses hanya akan keluar cepat atau lambat. Saat itulah kita membawa ‘bagasi’ ke dalam hubungan masa depan kita,” tambah Chan.

3. Tidak bandingkan gebetan dengan mantan

Membandingkan gebetan baru dengan mantan adalah pertanda Anda belum siap untuk berkencan.

Goldenberg mengatakan bahwa jika Anda tidak bisa tidak mengungkapkan betapa buruknya mantan Anda saat berkencan

atau Anda mendapati diri Anda berharap gebetan melakukan sesuatu seperti yang dilakukan mantan Anda, Anda harus mundur selangkah.

4. Mengetahui sisi positif dan negatif hubungan sebelumnya

Mampu merefleksikan hubungan masa lalu Anda adalah tanda Anda siap untuk berkencan.

Menurut Chan, jika Anda dapat menunjukkan sisi positif dan negatif dari koneksi sebelumnya,

Anda dapat menghindari jatuh ke pola yang tidak sehat saat bertemu orang baru.

5. Punya tujuan yang jelas

Terakhir, pastikan Anda memiliki niat sebelum Anda mulai berkencan lagi, kata Goldenberg.

Tidak ada tujuan yang “benar” dalam hal berkencan, tetapi mengetahui apakah Anda ingin tetap santai dan bertemu banyak orang baru

atau jika Anda mencari sesuatu yang lebih berkomitmen, akan membantu Anda mempertahankan integritas dengan diri sendiri dan kencan apa pun.

Jika Anda tidak yakin apa yang Anda inginkan, Goldenberg merekomendasikan untuk

bekerja sama dengan terapis, yang dapat membantu Anda lebih memahami nilai dan kebutuhan Anda.

Tujuannya adalah agar dapat merasa nyaman tentang kencan yang selaras dengan nilai-nilai Anda,

sekaligus memiliki kepercayaan diri untuk menolak seseorang yang Anda pelajari tidak sesuai dengan nilai-nilai Anda.

“Kencan adalah sebuah proses dan mengajarkan Anda tentang diri Anda sendiri, apa yang Anda inginkan, dan yang terpenting, apa yang tidak Anda inginkan.

Gunakan sejarah Anda untuk membangun masa depan yang lebih baik,” kata Chan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *